Home > Leaflet > Mewaspadai Penyakit Setelah Lebaran…

Mewaspadai Penyakit Setelah Lebaran…

Apa saja penyakit setelah lebaran ?
Bulan puasa sebentar lagi usai. Lebaran pun segera tiba. Umumnya, dalam suasana Lebaran, umat Islam saling mengunjungi dan saling memaafkan. Berbagai macam hidangan tersedia, dari minuman dan aneka kue yang serba manis sampai opor atau gulai yang gurih. Siapa yang tak tergoda pada semua sajian ini?

Siapapun dari kita ingin menikmatinya. Tapi hati-hati, utamanya bagi yang mengidap gangguan kesehatan tertentu, misalnya saja diabetes mellitus (kencing manis), atau hipertensi (tekanan darah tinggi). Terlalu banyak mengonsumsi makanan-makanan itu bisa menimbulkan masalah. Akibatnya, Lebaran yang mestinya indah, malah menjadi susah.

Jadi, bagaimana sebaiknya?
Makanlah secukupnya, dan makan tidak berlebihan. Untuk penderita kencing manis misalnya, lebih baik mengonsumsi makanan sesuai kebutuhan.

وكُلُواْ وَاشْرَبُواْ وَلاَ تُسْرِفُواْ إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ

“Makanlah, minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf : 31)

Berbagai macam penyakit setelah lebaran yang sering ditemukan adalah :
1. Darah Tinggi (Hipertensi)
Makanan di hari lebaran yang asin-asin dan berlemak cukup banyak.

Kasus kejadian hipertensi dan stroke meningkat setelah lebaran. Bagi yang punya riwayat hipertensi, perlu juga menghindari kari, sop, kue bawang dan berbagai kue kering lainnya.

2. Kolesterol Tinggi
Orang yang sudah memiliki penyakit biasanya bisa mengontrol makanan selama berpuasa. Namun, ketika Lebaran tiba, makanan kurang terkontrol dengan alasan mumpung Lebaran. Apalagi hidangan Lebaran tidak jauh dari makanan bersantan dan berkuah kental. Sebaiknya tahan diri dan pilihlah makanan yang baik bagi kesehatan kita.

3. Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
Kue lebaran dan minuman serba manis banyak tersedia. Sehingga, penderita diabetes harus menahan diri untuk tidak makan makanan yang manis-manis.

4. Diare
Saat Lebaran banyak masyarakat yang kebablasan dalam hal menyantap makanan. Biasanya seusai berpuasa satu bulan, kita cenderung lupa diri dengan memakan sembarang makanan terutama yang disukai dengan porsi yang banyak. Inilah yang bisa menyebabkan perut sakit atau diare.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Nabi SAW, “Di antara sikap berlebih-lebihan adalah engkau makan semua makanan yang engkau sukai.” (HR. Ibnu Majah dalam Sunannya).

-Dari berbagai sumber-

************
Oleh : Yanuar Ariefudin
Pembimbing : dr. Nur Anna C. S., Sp.PD
Disampaikan saat penyuluhan Ilmu Penyakit Dalam
RSI Sultan Agung Semarang, 6/9/2010

Bagi yang ingin dapet leafletnya (tapi ngeprint sendiri ya) klik di sini

Categories: Leaflet
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: