Home > Notes > Tentang Etika Pada Preclinical Testing

Tentang Etika Pada Preclinical Testing

rabbitMengupas seputar etika saat penelitian di lab. Farmakologi. Semoga bisa bermanfaat untuk sejawat yang bertanya-tanya.

Penelitian Farmako (obat) terdapat 3 tahap :
1. Tahap pencarian obat baru (drug screening)
2. Uji pra klinik pada binatang (preclinical testing)
3. Uji Klinik (clinical trial)

Pada dasarnya penelitian dilakukan untuk mendapatkan manfaat ilmiah. Memang untuk mengetahui efektifitas obat, perlu dilakukan preclinical testing. Preclinical testing merupakan percobaan yang dilakukan terhadap hewan sebelum obat dicobakan kepada manusia (untuk mendapatkan data farmakodinamik, farmakokinetik dan toksikologik). Preclinical testing bertujuan untuk mengetahui pengaruh obat, batas keamanan obat, dosis obat dll, sebagai dasar percobaan selanjutnya pada manusia.

Saya juga pernah melakukan penelitian kepada katak dan kelinci. Kalau dilihat dari proses yang ditanyakan tersebut, prosesnya sama dengan yang dilakukan dokter bedah pada saat operasi (anestesi dan pembedahan). Hanya perbedaannya hewan penelitian dibunuh, sedangkan manusia dipulihkan kesehatannya.

Namun sebagai seorang muslim, ada etika penelitian pada hewan
1. Menghormati
2. Memperlakukan dengan baik
3. Tidak menyiksa
4. Mempercepat proses

“Sesungguhnya Allah mewajibkan untuk berbuat baik terhadap segala sesuatu. Apabila engkau membunuh, maka lakukanlah dengan baik. Dan apabila engkau menyembelih, maka lakukanlah dengan baik. Dan hendaklah seseorang diantara kalian menajamkan pisau dan mengenakkan (tidak menyiksa) hewan pada saat menyembelih” (HR. Muslim)

“Rasulullah telah memerintahkan untuk menajamkan mata pisau dan menyembunyikannya dari penglihatan binatang tersebut”. (HR. Ahmad)

“Ada sebuah riwayat, Rasulullah ditanya, ‘Apakah boleh menyembelih dengan marwah (sejenis batu berkilat) dan dengan belahan tongkat?. Rasulullah menjawab, ‘Percepatlah ketika memotongnya. Apapun yang dapat menyalirkan darah dan disebut nama Allah, maka makanlah. Dan tidak menggunakan gigi dan kuku dalam penyembelihan” (HR. Muslim)

“Rasulullah melarang pita setan, yaitu binatang yang hanya disembelih dengan memotong kulitnya, lalu dibiarkan hingga mati” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Abbas)

Semoga hadits tersebut bisa menjelaskan bahwa ada etika tertentu jika kita melakukan percobaan pada hewan.

Mengenai status uji ini, saya bawakan sebuah hadits :
“Barangsiapa membunuh seekor burung dengan sia-sia (tak ada gunanya), maka pada Hari Kiamat burung itu akan berteriak kepada Allah seraya berkata,’Ya Allah, sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia dan tidak membunuhku untuk suatu kemanfaatan’” (HR. Ahmad, Shahih)

Mubah atau haram, jika dilihat dari hadits tersebut (membunuh dengan manfaat ilmiah) hukumnya boleh. Wallaahu a’lam.

Sedangkan tentang cutter listrik, hampir semua kasus pembedahan yang saya ikuti menggunakan cutter listrik. Cutter listrik = kay. Kay tidak haram, tetapi makruh :
“Apabila ada kebaikan dalam pengobatan yang kalian lakukan, maka kebaikan itu ada pada berbekam, minum madu, dan sengatan api panas (terapi dengan menempelkan besi panas di daerah yang luka) dan saya tidak menyukai kay.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mengapa hewan percobaan dibunuh?

Kalo tidak dibunuh, siapa yang mau merawat? Salah satu treatment yang diberikan dokter pada pasien post operasi adalah memberi analgetik. Kalo praktikan mau merawat hewan yang telah menjadi obyek percobaan dengan memberikan analgetik 3x sehari, ganti balut, lepas jahitan, kalo infeksi diberi antibiotic, ya boleh-boleh saja.

Referensi :
Kuliah Etika Penelitian Pada Hewan. dr. Masyhudi, M.Kes. Islam Disiplin Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran Unissula

Categories: Notes
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: