Home > Doctor4Khilafah > Kenaikan BBM Akan Diikuti Penurunan Derajat Kesehatan

Kenaikan BBM Akan Diikuti Penurunan Derajat Kesehatan

Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Persalinan (Jampersal) sudah berjalan tiga tahun. Pemerintah menyalurkan dananya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Anggaran untuk melaksanakan program pelayanan kesehatan penduduk miskin di Puskesmas serta di kelas III rumah sakit pemerintah/rumah sakit swasta yang ditunjuk pemerintah melalui askeskin atau Jamkesmas dalam kurun waktu 2005–2009 mengalami peningkatan rata-rata 13,1 persen per tahun, yaitu dari sebesar Rp3,2 triliun dalam tahun 2005 menjadi Rp4,7 triliun dalam tahun 2008 dan diperkirakan mencapai sekitar Rp5,3 triliun dalam tahun 2009 (Nota Keuangan dan APBN 2010). Sedangkan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) pada tahun 2012 Rp7,3 triliun (APBN 2012, Depkeu).

Menurut Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr. Prijo Sidipratomo, Sp.Rad(K), anggaran kesehatan di Indonesia terlalu rendah. “Anggaran kesehatan kita belum pernah melampaui tiga persen sejak Indonesia merdeka. Padahal World Health Organization (WHO) merekomendasikan anggaran kesehatan paling rendah lima persen.” (beritasatu.com, 26 Maret 2012)

Masih rendahnya derajat kesehatan masyarakat, buruknya sanitasi dan higieni masyarakat, mahalnya perilaku hidup bersih dan sehat, belum mampu membuat hati para pejabat di negeri ini tersentuh. Pemerintah malah merencanakani menaikkan harga BBM 6 bulan ke depan. Padahal jamkesmas belum tuntas, kini beban masyarakat akan ditambah dengan mahalnya harga-harga pokok.

Jamkesmas yang merupakan pelayanan kesehatan pada taraf kuratif (pengobatan) masih belum digarap secara serius, kini tahap prefentif (pencegahan) pun hendak dimahalkan. Apa yang terjadi nanti ketika biaya kebutuhan pokok melonjak dan kesehatan menjadi dikorbankan? Padahal jamkesmas sampai hari ini pun belum mampu mengcover mereka. Siapa yang akan bertanggungjawab ketika pada akhirnya angka kesakitan akan semakin melangit, dan angka kejadian gizi buruk pun akan kembali meroket?

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya” (QS. al-A’raf: 96)

Saatnya negeri ini diatur dengan hukum-hukum Allah, insya Allah kesejahteraan akan didapat. Wallaahu a’lam..

Categories: Doctor4Khilafah
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: