Home > Notes > Istidraj, Petaka Yang Tersembunyi

Istidraj, Petaka Yang Tersembunyi

excellentPernah melihat seseorang yang makin pandai menguasai ilmu tertentu yang ditekuninya padahal setiap hari melakukan maksiat? Atau melihat seseorang yang karirnya semakin cerah dan usahanya semakin maju padahal tak pernah shalat? Atau suatu bangsa yang congkak dan membantai jutaan umat muslim namun bencana tak kunjung hadir membinasakannya?

Sebenarnya fenomena tersebut sungguh mengerikan, karena seakan-akan Allah membiarkan seseorang berbuat dosa, melimpahkan kenikmatan-kenikmatan dunia, membuka pintu-pintu rezeki, memberikan rasa aman kepadanya untuk bermaksiat, bahkan perasaan berdosa dari insting fitrahnya sebagai manusia ditutupnya rapat-rapat. Sungguh, seseorang yang menderita istidraj seakan-akan Allah memang tidak menghendaki mereka mendapat petunjuk.

Segala perbuatan maksiat dibalas oleh Allah dengan kenikmatan, dan Allah membuatnya semakin lupa untuk beristighfar, hingga pada akhirnya sedikit demi sedikit adzab semakin mendekatinya, kemudian Allah timpakan balasan atas kedurhakaannya itu dengan dahsyat, itulah istidraj.

Mari simak riwayat shahih yang diriwayatkan oleh Ahmad dalam Shahihul Jami’, dan Thabrani dalam Al-Kabir berikut ini:

إِذَا رَأَيْتَ اللهَ تَعَالَى يُعْطِي الْعَبْدَ مِنَ الدُّنْيَا مَا يُحِبُّ وَهُوَ مُقِيمٌ عَلَى مَعَاصِيْهِ فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِنهُ اسْتِدْرَاجٌ

Dari Ubah bin Amir radhiallahu‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila engkau melihat Allah memberikan kenikmatan dunia kepada seorang hamba, sementara dia masih bergelimang dengan maksiat, maka itu hakikatnya adalah istidraj dari Allah.”

Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam membaca ayat: “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka gembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al An’am: 44)

Oleh karena itu maka kita pun perlu introspeksi diri. Jika kita saat ini diberikan kemudahan dalam hal rezeki, karir, kecemerlangan dalam berfikir, maka selain mengucap syukur, kita pun perlu waspada. Apakah benar ini sebuah ni’mah (kenikmatan) atau sebuah niqmah (malapetaka).

Umar bin Khaththab radhiallahu anhu pun pernah berdoa, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu menjadi mustadraj (orang yang terjebak dalam istidraj).” (Al Umm, Imam Syafi’i, IV/157).

Allah berfirman, “Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (al-Quran). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui. Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat teguh.” (QS. Al-Qalam: 44).

Abu Hazim Salamah bin Dinar Al-A’raj berkata,

كُلُّ نِعْمَةٍ لا تُقَرِّبُ مِنَ اللهِ فَهِيَ بَلِيَّةٌ

“Setiap nikmat yang tidak mendekatkan kepada Allah, maka hal tersebut adalah ujian/petaka.” (Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya dalam Asy-Syukr Lillah)

Hasan al-Bashri berkata, “Orang mukmin melakukan kebaikan sembari berharap-harap cemas, sedang pendosa melakukan kedurhakaan dan merasa dirinya aman.” (Tafsir Ibnu Katsir 2/235).

Semoga kita terhindari dari istidraj yang mengerikan ini.
Jumat berkah🙂
wallahu a’lam bisshawab

Referensi
1. Ar-Risalah vol.x No.6 Dzulhijjah-Muharram 1432 H / Desember 2010. Judul: Petaka di Balik Karunia
2. KonsultasiSyariah.com. Ustadz Ammi Nur Baits. Judul: Makna Istidraj.
3. MuslimAfiyah.com. Raehanul Bahraen. Judul: Istidraj: Kebahagiaan Yang Lebih Semu Lagi.
4. Republika.co.id. Dr. Ahmad Kusyairi Suhail, MA. Judul: Istidraj.

Categories: Notes
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: