Kampanye Anti eLGeBeTe

February 12, 2016 1 comment

Komunitas pro eL Ge Be Te benar-benar sedang gencar berkampanye agar masyarakat “memahami” kalau eL Ge Be Te termasuk sebuah hal yang lumrah, wajar dan bukan merupakan penyakit.

Padahal para ulama di seluruh dunia menyatakan atas haramnya prilaku eL Ge Be Te, karena dalam kitab suci al Quran sudah sangat jelas penunjukkan akan keharamannya.

Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia pun memberikan pernyataannya bahwa pelaku eL Ge Be Te termasuk dalam kategori Orang Dengan Masalah Kesehatan Jiwa (ODMK).

Kalau komunitas eLGeBeTe saja berani berkampanye untuk berusaha mengubah pola pikir masyarakat, maka bagi yang menentang eL Ge Be Te, kampanye anti eL Ge Be Te harus lebih digiatkan agar masyarakat memahami bahwa eL Ge Be Te termasuk bentuk penyakit jiwa yang menular dan harus disembuhkan.

Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda, “Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan dari umatku adalah mereka mengikuti perbuatan kaum Luth” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Mari bergerak untuk menguatkan pola pikir kaum muslimin agar memahami bahwa perilaku eL Ge Be Te dilarang di dalam syariat Islam sehingga dapat mencegah terjadinya sumber petaka di negeri ini. Mari beraksi untuk mengantarkan negeri ini menjadi negeri yang penuh berkah.

12 Februari 2016
Jumat pagi yang penuh berkah

Categories: Notes

Klo PHK Buruh Massal Terjadi

February 9, 2016 Leave a comment

Kalau buruh di PHK nanti yang bayarin BPJS siapa? Kan selama ini sebagian besar ditanggung perusahaan.

Kalau ga bayar BPJS nanti kena denda. Yang bayar dendanya nanti siapa? Kalau ga pake BPJS lalu sakit dan berobat nanti yang bayarin siapa?

Kalau anak-anak kekurangan gizi karena disuruh diet makan nanti kalau sakit gimana? Yang bayarin berobat siapa?

Kalau yang di PHK disuruh jualan semua nanti yang beli siapa? Kalau dulu yang buka warteg 10 orang degan omset sebulan 10juta/warteg, lalu mendadak muncul 100 warteg baru tiap kecamatan nanti yang jadi pelanggannya siapa?

Saya rakyat biasa kok ikut pusing ya? Pak presiden masih bisa tidur pak?

Categories: Notes

Syiah Bukan Islam atau Syiah Bukan Ahlussunnah?

February 1, 2016 Leave a comment

Kemarin lusa, tepatnya hari sabtu siang, saya mendengarkan ceramah seorang ustadz di Madina FM yang mengatakan, “Kalau syiah saja, itu ringan. Tapi kalau syiah rafidhah, syiah yang menganggap Ali bin Abi Thalib sebagai nabi, sebagai Tuhan, maka kafir”

Sudah kita ketahui bahwa selama ini slogan “Syiah Bukan Islam” dipopulerkan oleh teman-teman salafi-wahabi. Ternyata ada juga ustadz dari kalangan salafi-wahabi yang tidak terjebak dengan slogan itu. Alhamdulillah.. Mengapa demikian?

Kita dudukkan masalah syiah di sini. Syiah merupakan madzhab fiqih yang membicarakan seputar imamah pengganti Rasulullah shallallahu alaihi wassalam semenjak beliau wafat. Madzhab syiah berkeyakinan bahwa pengganti kepemimpinan selepas wafatnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam harus Ali bin Abi Thalib. Bukan Abu Bakar, Umar bin Khaththab, dan juga Utsman bin Affan. Sementara madzhab Ahlussunnah sepakat akan sahnya Abu Bakar untuk menjadi pemimpin umat Islam (khalifah).

Syiah yang berkeyakinan bahwa lebih afdhal kalau pengganti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam adalah Ali bin Abi Thalib masih dianggap bagian dari kaum muslimin. Mereka masih tetap menyatakan sahnya kekhalifahan Abu Bakar, Umar bin Khaththab dan Utsman bin Affan. Hanya saja kurang afdhal menurut mereka.

Sementara ada syiah yang berpendapat bahwa malaikat jibril salah menyampaikan wahyu, sehingga yang seharusnya diangkat nabi bukanlah Muhammad bin Abdullah tetapi Ali bin Abi Thalib, selain itu ada yang lebih ekstrim lagi yaitu sampai menuhankan Ali bin Abi Thalib. Maka bagi mereka yang berkeyakinan demikian para ulama telah mengkafirkan.

Dengan demikian kita tahu bahwa memang ada syiah yang keterlaluan sehingga dianggap kafir. Seperti halnya syiah nushairiyah yang dianut presiden Suriah Bashar Assad. Tetapi juga ada syiah yang masih menjadi bagian dari kaum muslimin, seperti syiah zaidiyah. Ada pula syiah Imamiyah Itsna Asyariyah yang sesat tetapi belum sampai dikafirkan. Maka sebenarnya slogan “Syiah Bukan Islam” tidak tepat. Kalau “Syiah Bukan Ahlussunnah” maka memang demikian adanya.

Rasulullah Shalallahu ‘alahi wassalam bersabda : ’’Siapapun yang mengatakan kepada saudaranya: ’Hai kafir’, maka salah satu dari keduanya telah pantas menyandang sebutan tersebut. Jika tuduhannya itu tepat, (berarti kafirlah orang yang dituduh itu). Akan tetapi, jika tidak demikian, niscaya tuduhan itu akan kembali kepada dirinya.’’ (HR. Muslim)

Hati-hatilah dalam melabeli kaum muslimin, karena dampaknya sungguh besar. Kampanye ‪#‎SyiahBukanIslam‬ terlalu berisiko, maka ‪#‎SyiahBukanAhlussunnah‬ lebih aman.

1 Februari 2016

Categories: Notes

Imam Abu Muzhaffar, Raja Muzhaffar dan Muhammad Azmi Muzhaffar

January 19, 2016 Leave a comment

Nama yang pertama adalah nama mufti sekaligus ulama besar dari madzhab Syafi’i yang lahir pada tahun 426H.

Nama yang kedua adalah Raja Muzhaffar. Beliau merupakan raja yang agung, mulia dan mendapat pujian dari ulama-ulama dari kalangan madzhab syafi’i seperti Ibnu Katsir dan Ibnu Hajar al Asqalani. Beliaulah yang mencetuskan peringatan Maulid Nabi Muhammad.

Dan nama yang terakhir adalah nama anak saya🙂 Cepet tumbuh besar dan mengikuti jejak nama besarmu. Semoga harapan orangtua dan umat kepadamu bisa kau wujudkan demi Izzul Islam wal Muslimin. Umat membutuhkanmu🙂

Categories: Notes

Jangan Terprovokasi Isu Madzhab

January 11, 2016 Leave a comment

Syiah Imamiyah yang saat ini mayoritas di Iran mengklaim imamnya yang berjumlah 12 orang itu maksum (suci). Kalau ada yang tidak sepakat maka akan dicela habis-habisan bahkan akan diperangi. Selevel Abu Bakar, Umar bin Khaththab, Utsman bin Affan, Ummul Mukminin Aisyah, dan shahabat yang lain saja bisa dicaci maki, apalagi kita?

Wahabi yang saat ini mayoritas di Saudi tidak mengklaim keluarga kerajaan Saudi suci. Tapi kalau ada yang tidak sepakat dengan kebijakan Kerajaan Saudi, puluhan bahkan ratusan hadits shahih dikeluarkan untuk membungkam ahlussunnah lain yang tidak sepakat dengannya dan pada akhirnya mereka akan dituduh Syiah.

Sampai kapan umat ini akan diadu domba dengan isu madzhab? Mari sebisa mungkin menjaga lisan dan tulisan kita. Semua akan dimintai pertanggungjawabannya kelak. Yang nulis hanya orang awam yang ingin ukhuwah Islamiyah tidak dikotori oleh para provokator yang menginginkan umat Islam tidak bersatu.

Ahlussunnah dan Syiah memang tidak akan bisa bersatu, tetapi tidak perlu terprovokasi untuk diadu domba.

Categories: Notes

Fenomena Ahlussunnah Hari Ini

January 8, 2016 Leave a comment

Hizbut Tahrir diklaim sesat oleh Al Albani hanya dengan membaca buku-buku diktat HT tanpa mau mendengar syarah kitab dari para kadernya.

Ikhwanul Muslimin diklaim sesat oleh pengikut Al Albani hanya dengan membaca buku-buku Hasan Al Banna.

Jamaah Tabligh diklaim sesat oleh pengikut Al Albani hanya karena mengamati gerakannya dan membaca kitab Fadhail Amal yang banyak mengandung hadits dhaif di dalamnya.

NU dianggap sesat oleh pengikut Al Albani karena sama dengan sufi yang mengandung banyak kebid’ahan dalam ibadahnya.

Muhammadiyah dan Persis dianggap sesat oleh Al Albani karena gerakannya cenderung memuja akal dalam memahami agamanya

Al Irsyad dianggap sesat oleh pengikut Al Albani karena Syaikh Surkati melakukan kebid’ahan dalam kegiatan-kegiatannya.

Asy ‘ari dan Maturidi diklaim sesat oleh Al Albani karena berbeda dalam asma wa sifat Allah versi Ibnu Taimiyah dalam menjelaskannya.

Ibnu Taimiyah merupakan ulama yang ditokohkan dan diikuti Al Albani ternyata diklaim sesat oleh pengikut Asy’ari dan Maturidi karena pandangannya.

*Fenomena ahlussunnah hari ini. Sebenarnya hal ini terjadi karena kurangnya komunikasi. Mari jaga diri untuk tidak saling mencela.

Jumat berkah🙂

Categories: Notes

Kelahiran Nabi

December 22, 2015 Leave a comment

Rasulullah shalallahu alaihi wassalam dilahirkan di pemukiman bani Hasyim di kota Makkah, di waktu pagi hari pada hari senin, tanggal 9 atau ada yang mengatakan tanggal 12, pada bulan Rabbiul Awwal di tahun Gajah. Jadi tanggal lahir yang pertama (tanggal 9) adalah yang paling benar, sedangkan tanggal lahir kedua (tanggal 12) adalah yang paling masyhur, yakni bertepatan dengan tanggal 22 April 571 Masehi.

Kelahiran beliau ditangani oleh Syifa’ binti ‘Amr. Ibu dari shahabat Abdurrahman bin Auf radhiallahu anhu. Abdul Muthalib, kakek nabi dengan perasaan gembira dan bahagia membawa sang bayi memasuki ka’bah, bersyukur kepada Allah, medoakan bayi tersebut, kemudian memberi nama kepadanya Muhammad (yang terpuji) dengan harapan bayi tersebut akan terpuji.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjaga nama Muhammad ini dari ketenaran (dijadikan nama oleh banyak orang). Sehingga hanya ada 6 orang anak yang bernama Muhammad, yaitu Muhammad bin Ashbahah, Muhammad bin Maslamah, Muhammad bin Barra’, Muhammad bin Sufyan, Muhammad bin Hamran, Muhammad bin Khuzaah. Sebab, di dalam kitab samawi dikabarkan bahwa nabi yang ditungu-tunggu itu bernama Muhammad.Sehingga mereka oleh orangtuanya dinamai Muhammad agar anaknya kelak menjadi nabi yang selama ini mereka tunggu. Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjaga setiap anak yang bernama Muhammad untuk tidak mengaku sebagai nabi. Read more…

Categories: Notes
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,382 other followers

%d bloggers like this: